Zoom Fatigue di Era Pandemi COVID-19

 

Good Day,
Beautiful Friday..

Hai ladies, pandemi COVID-19 telah membuat banyak perubahan pada kehidupan manusia.

Dimulai dari keharusan mengenakan masker, menjaga jarak hingga mengurangi kegiatan di tempat umum demi melindungi diri agar tidak terinfeksi Virus Corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19.

Kondisi seperti ini juga menuntut banyak orang untuk menjalani kegiatan harian secara online di rumah.

Bahkan tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa saja tetapi juga pada anak-anak.

  • Dewasa diberlakukan WFH (Work From Home)¬†yaitu, bekerja dari rumah.
  • Anak-anak diwajibkan untuk belajar dari rumah.

 

Nah, seluruh kegiatan online yang dilakukan dari rumah ternyata juga bisa memberikan dampak negatif.

Hal ini dikenal dengan istilah Zoom Fatigue.

Zoom Fatigue adalah rasa lelah yang muncul akibat terlalu sering melakukan kegiatan video conference.

Walaupun dinamakan Zoom Fatigue, ini berlaku untuk semua platform pertemuan online semacam Whatsapp Video Call, Skype, Google Hangouts dan lain sebagainya.

 

Terdapat gejala Zoom Fatigue yang perlu kamu ketahui, antara lain :

  • Berkurangnya tingkat fokus
  • Tidak bersemangat
  • Lambat dalam mengolah informasi
  • Cepat lelah
  • Koordinasi tangan dan mata menurun
  • Mudah tersinggung
  • Kesulitan untuk mengambil keputusan

 

Penyebab terjadinya Zoom Fatigue, diantaranya :

  1. Karena bekerja lebih keras untuk memproses isyarat non-verbal seperti ekspresi wajah, nada suara dan bahasa tubuh. Memperhatikan hal ini dapat menghabiskan banyak energi.
  2. Perlu mempertahankan postur tubuh dan posisi tubuh yang tetap selama video conference berlangsung.
  3. Menatap layar terlalu lama.
  4. Pencahayaan lawan bicara yang terlalu gelap ataupun terlalu terang.
  5. Gangguan yang membuat komunikasi terhambat seperti sinyal buruk, wifi buruk, layar macet dan perangkat lunak macet.
  6. Gangguan eksternal termasuk anak-anak, hewan peliharaan, panggilan telepon, notifikasi aplikasi.
  7. Kekhawatiran terhadap penampilan diri.
  8. Kursi yang tidak nyaman atau tidak sesuai.

 

Apabila mengalami Zoom Fatigue, bagaimana cara mengatasinya?

  1. Mengistirahatkan mata dari layar setiap 20 menit, alihkan pandangan mata dari layar laptop ataupun ponsel lalu lihat objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik.
  2. Lakukan gerakan peregangan ringan untuk melemaskan otot yang tegang.
  3. Setelah aktivitas belajar ataupun rapat selesai, usahakan kurangi melihat layar selama sisa hari tersebut. Jangan menggunakan waktu istirahat untuk memandangi layar ponsel sebab tidak membuat otak beristirahat.
  4. Ikuti video conference hanya jika benar-benar dibutuhkan. Jadi, ubahlah metode komunikasi dari video conference menjadi panggilan telepon atau email. Dengan begini kamu tidak perlu menghabiskan waktu untuk duduk menatap layar laptop dan ponsel selama berjam-jam.
  5. Jika memungkinkan, matikan ponsel dan laptop setidaknya 30 menit hingga 1 jam sebelum tidur supaya tidur malam terasa nyenyak.
  6. Luangkan waktu untuk menikmati pemandangan taman di luar rumah atau pemandangan alam di akhir pekan.
  7. Sebaiknya buat ruangan khusus untuk kerja di rumah agar lebih fokus dan hindari bekerja di atas tempat tidur.

 

Itulah sedikit informasi mengenai Zoom Fatigue yang terjadi di masa sekarang.

Jangan lupa untuk rutin berolahraga ya ladies!

 

 

Yuk.. cintai tubuhmu dengan berolahraga

XOXO, Wanabe

 

 

 

Cover Photo : https://www.freepik.com/premium-photo/beautiful-asian-women-work-home-using-notebook-tired-sleeping-after-meeting-with-team_7622834.htm

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twitter
instagram
facebook